meminta dengan menyebut nama الله

SEPUTAR MEMINTA DENGAN MENYEBUT NAMA  الله 

Nganjuk, (tanggal) (bulan) 2011

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Faedah ta’lim @ ds. Kapas, Nganjuk

Barangsiapa ada yang meminta dengan menyebut nama   اللهmaka berikanlah.
Siapa yang mengundang dengan menyebut nama    اللهmaka penuhilah.
Akan tetapi, meminta dengan menyebut nama  الله hukumnya adalah makruh.

Orang yang dimintai pertolongan wajib memberikan pertolongan semampunya. Dimana memberikan pertolongan itu wajib selama perkara yang dia minta bukanlah dalam perkara dosa, pemutusan talisilaturrahmi, dan retaknya hubungan keluarga.

Barangsiapa berbuat kebaikan, mencakup seluruh amal kebaikan, maka balaslah dia. Balaslah dengan yang setimpal (sama) atau balahlah dengan yang lebih baik dari itu. Misalnya : dalam hal menjawab salam, maka jawablah dengan yang lebih lengkap.

Apabila ada orang yang meminta perlindungan pada  اللهdan ia meminta tolong pada kita, maka wajib bagi kita untuk menjauhkan kejelekan darinya, jika mampu.

Kita wajib memberi kepada orang yang meminta pada kita dengan menyebut nama  الله, selama hal itu bukan hal yang memudharatkan kita dan orang-orang yang ada dalam tanggungjawab kita.

Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan pada  الله dan penanaman bentuk kecintaan.

Apabila seseorang tidak mempunyai kemampuan untuk membalas kebaikan saudaranya, maka hendaknya ia mendo’akan saudaranya tersebut sampai ia merasa telah membalas kebaikan saudaranya itu.

Melindungi saudara yang meminta perlindungan dengan menyebut nama  اللهadalah wajib, kecuali yang meminta perlidungan tersebut adalah pelaku kejahatan.
Apabila memberikan tetap memberikan perlindungan pada pelaku kejahatan tersebut, maka akan mendapatkan laknat dari  اللهdan Rasul-Nya.

Tidak boleh memberiakan pertolongan kepada orang yang dikenal bahwa ia adalah orang yang di atas maksiat (misal : suka minum khamr, dll). Walaupun ia meminta tolong dengan menyebut nama  الله.

Memberi kepada orang yang meminta dengan menyebut nama  الله adalah apabila kita yakin jika pemberian kita tersebut dapat mendukungnya untuk melakukan kebaikan. Hal ini sebagai bentuk pengegungan kepada  الله.

Orang yang paling jelek adalah orang yang meminta dengan menyebut nama  اللهuntuk perkara-perkara dunia. Haram hukumnya memberi kepada orang-orang yang meminta untuk perkara dunia, karena bantuan itu akan menjerumuskannya.

Tidak memberi kepada orang yang meminta dengan menyebut nama  اللهdengan kondisi ia mampu untuk memberikan pertolongan, adalah haram hukumnya.

Nb : ini adalah hasil catatan yang ana torehkan (ciehh… torehkan) ketika ta’lim di TK al qudwah (bener ga yaa namanya, afwan lupa) Ds. kapas Kab. Nganjuk.  Ana tidak tahu yang dibahas kitab apa, karena ana ikut ta’lim di nganjuk hanya sekali-sekali (ketika berkunjung ke Nganjuk saja). Sebelumnya ana sangat yakin jika catatan ini dilengkapi dengan rekaman suaranya juga, qodarulloh ana cari-cari tidak ketemu (mungkin terhapus ketika ana mem-format mp4 ana T.T ). Semoga Bermanfaat. Barakallohu fiykum

About ummu malikah

seorang istri, dan seorang ibu. saya berharap apa yang saya tulis bisa memberi manfaat pada para pembaca.

tiggalkan kritik dan saran antum

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s