Tafsir Surat Al-Humazah

Bismillahirrahmanirrahim.

Catatan ta’lim @Masjid Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Materi : Durusul Muhimmah – Tafsir Surat Surat Pendek

                TAFSIR SURAT AL-HUMAZAH

Sifat Ahlun naar:

-Humazah : mencela/ mencacati orang lain.
-Lumazah : mencacati orang dengan gerakan alisnya.
-Mengumpulkan harta lalu menghitung-hitungnya.

Neraka Hutamah adalah neraka yang panasnya sampai membakar hati manusia, sampai ke dalam.

Surat tersebut dinamakan al humazah karena ayat pertamanya.
Hubungannya dengan surat sebelumnya (surat al-ashr) adalah jika surat al-ashr berisi tentang manusia yang merugi dan bagaimana agar tidak merugi, sedang surat ini berisi tentang sifat-sifat orang yang merugi.

Dalm surat ini, اللهmengancam orang-orang yang meng-ghibahi atau mencacati orang lain dengan lisan maupun perbuatan/ gerakan. Termasuk pula orang yang melakukan namimah. Orang yang ghibah dan namimah kebanyakan adalah orang yang cinta dunia.
Mereka menghitung-hitung harta dan menyangka hartanya itu akan menolongnya (mengekalkannya di dunia). Mereka mengira bakhilnya (menahan hartanya) akan mengeklkannya di dunia dan menambah hartanya. Orang yang ghibah maupun namimah akan selalu merasa khawatir dengan dunianya.

Padahal, barangsiapa yang ingin dipanjangkan umur dan rizqinya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahmi.

Dalam surat ini, terdapat anjuran untuk bersifat qana’ah, yakni merasa cukup dengan rezeki yang diberikan الله.

Orang-orang yang memiliki niatan untuk akhirat maka :
– اللهakan memudahkan urusannya,
– الله akan menjadikannya kaya hati (اللهmemberikannya dunia walaupun ia tidak menginginkannya).

Sedangkan bagi orang yang memiliki niatan dunia, maka :
– Ia akan selalu merasa kurang, walaupun hartanya cukup.
– Dunia tidak datang padanya kecuali apa yang telah ditentukan الله

Seseorang boleh saja mencari dunia, tapi jangan sampai dunia itu melalaikannya dari akhirat.
Barangsiapa di pagi hari seseorang mendapati dirinya sehat dan memiliki makanan pada hari itu, maka seolah-olah ia telah memiliki dunia dan seisinya.

Faedah yang dapat diambil dari surat ini :

  1. Haramnya ghibah dan namimah, karena diancam dengan neraka. Ghibah merupakan perkara yang besar, namun ringan di lisan.
  2. Adanya hari kebangkitan dan pembalasan. Orang yang mengingkari hari kebangkitan dihukumi kafir, karena orang kafir meyangka ia tidak akan dibangkitkan.
  3. Peringatan dari الله agar tidak terfitnah karena harta dan tidak merasa takjub pada masaah harta. Karena fitnah yang paling besar adalah wanita dan harta.
  4. Terdapat gambaran tentang dahsyatnya adzab neraka.

=================

alhamdulillah, bisa share ilmu, tidak hanya tercatat di catatan dan tersimpan di rekaman audio.

kajian ini disiarkan on line via BismillahRadio Surabaya.

 barakallohu fiyk.  ^^

About ummu malikah

seorang istri, dan seorang ibu. saya berharap apa yang saya tulis bisa memberi manfaat pada para pembaca.

tiggalkan kritik dan saran antum

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s