Hukum mengucapkan “assalaamu’alalloh” atau “assalaamu’alayka yaa Rabbi”

Image

بسم الله الرحمن الرحيم

Masjid Abu Bakr Ash-Shiddiq
Jl. Jojoran I Blok K / 18-20
Surabaya

Waktu : senin, 16.30 – Maghrib dan Bada Maghrib – Isya
Materi : Kitabut Tauhid (Aqidah)
Pemateri : Al-Ustadz Abul Hasan As-Sidawy

BAB hukum mengucapkan assalaamu’alalloh atau assalaamu’alayka yaa rabbi.

Makna lafadz as salaam, memiliki beberapa arti, yaitu :

1. Bermakna at tahiyah yaitu memberikan salam penghormatan

2. As salaam yang bermakna bersih dari kekurangan.

3. As salaam yang termasuk nama dari nama-nama  الله . Seperti dalam surat a hasyr ayat 23, kerena itu termasuk nama   الله maka tidak boleh megucapkan assalaamu’alalloh atau assalaamu’alayka yaa rabbi.

Penulis kitab menyampakain satu dalil tentang faedah haramnya perbuatan tersebut, disebutkan dalam as shahih (dikeluarkan oleh imam bukhari dan muslim) dari abdullah ibn mas’ud. Isi hadist ini adalah tentang kebiasaan para shahabat di masa lalu (di awal-awal islam) yang dalam sholat mengucapkan assalaamu’alallohi min ibaadihi (salam sejahtera atas   الله dari hamba-hambaNYA), assalaamu’alafulan wa fulan (slam sejahtera untuk fulan dan fulan), dan pada riwayat lain disebutkan assalaamu’ala jibril wa mikail. Dulu, ini dibaca ketika para shahabat sholat berjama’ah dengan rasululloh (dalam bacaan tahiyah di tasyahut-nya). Lalu Rasululloh memberikan pengarahan terhadap para shahabaat tentang bacaan tahiyah tersebut, yakni… jangan mengatakan assalaamu’alalloh karena   الله adalah as salaam, karena as salaam termasuk dalam nama-nama   الله yang artinya adalah dzat yang disucikan dari segala kekurangan.

Hal ini disebabkan, jika mengucapkan itu… sama saja seperti memohon pada   الله agar   الله memberikan keselamatan untuk diriNYA, dan ini terlarang. Ini mengesankan jika   الله memiliki kekurangan, sehingga   الله membutuhkan sesuatu untuk membersihkan diriNYA dari kekurangan itu.

Hal lain yang dapat diambil dari hadist yang mulia tersebut, disamping menyebutkan pelarangan mengucap assalaamu’alalloh, juga menunjukkan bahwa   الله disucikan dari segala bentuk kekurangan. Sampai pada tingkatan pelarangan dalam agama kita untuk ucapan yang mengesankan   الله memiliki kekurangan. Seperti ucapan assalaamu’alalloh yang mengesankan seolah-olah   الله butuh kepada mahlukNYA untuk mendoakan diriNYA supaya selamat, sejahtera, dan semisalnya.

Disamping itu hadist tersebut juga menunjukkan semua nama dan sifat   الله adalah pada puncak kesempuranaan, bahwa   الله betul-betul disucikan dan jauh dari segala bentuk kekurangan.

Dalam hadist ini juga menunjukkan diperbolehkannya memberikan salam kepada para malaikat. ini disebabkan karena berdasarkan hadist ini, yang diingkari oleh Rasulullah adalah assalaamu’alalloh, dan ucapan assalaamu’ala jibril wa mikail tidak disinggung, sehingga hal itu menunjukkan jika Rasulullah membolehkan ucapan tersebut. Jadi boleh ketika mengucapkan nama malaikat, kita menyebut jibril ‘alaihissalaam, mikail ‘alaihissalaam, dan seterusnya dari nama-nama malaikat yang diketahui.

Permasalahan-permasalahan yang bisa diambil dalam bab ini

1. Keterangan tentang makna as salaam

As salaam adalah termasuk nama-nama  الله, , sehingga boleh bagi kita menyandarkan nama ‘abd’ dengan nama ini. As salaam artinya adalah Dzat yang selamat, yang bersih, yang suci dari segala bentuk kekurangan.

2. Lafadz salam juga termasuk tahiyah (salam penghormtan)

Ini disyariatkan untuk sesama hamba, sehingga bila saling bertemu disyariatkan untuk mengucapkan salaam. Memulai salam adalah hal yang  disunnahkan kepada pihak-pihak yang diperbolehkan  untuk diberi salam, dan wajib menjawab salam dari pihak-pihak yang mengharuskan kita untuk menjawab salam-nya. Hal ini bisa menumbuhkan rasa kasih sayang dan kecintaan di antara kaum muslimin, sekalipun salam itu diberikan pada anak-anak kecil, karena rasul menyampaikan salam kepada anak-anak kecil dari kalangan shahabat. Ketika para shahabat mendengar hadist ttg keutamaan salam, mereka langsung mengamalkan hadist itu dan tidak bosan-bosan mengamalkannya, bahkan ketika ada 2 laki-laki yang berjalan bersama kemudian mereka terpisah oleh pohon besar, ketika bertemu kembali, mereka kembali mengucapakan salam.

3. Salam penghormatan yang demikian, tidak diperbolehkan untuk   الله, sehingga assalaamu’alalloh tidak diperbolehkan, dan begitu pula dengan ucapan yang semisalnya.

4. Disebutkan pula alasan/hikmah pelarangan assalaamu’alalloh. Ini disebabkan kerana nama as salaam adalah nama   الله. maka bila mengucapakan itu maka terkesan kita berdoa pada   الله untuk   الله, padahal   الله tidak butuh pada mahlukNYA. Seolah-olah   الله butuh pada hambaNYA untuk mensucikan diriNYA.

5. Rasululloh mengajarkan pada para shahabat tentang tahiyat yang diperbolehkan untuk   الله. Faedah ini diambil dari kelengkapan hadist ini (hadist yang menjelaskan lafadz tahiyat yang dibaca seorang hamba dalam tasyahutnya, awal atau akhir). Dimana kelanjutan hadist adalah bacaan tahiyat yang masyur sekarang dibaca dalam sholat. Jadi, ucapan assalaamu’alloh yang dibaca para shahabat di awal islam sudah tidak diperbolehkan lagi.

Bab ini merupakan kembangan dari bab tauhid asma’ wa sifat. Faedahnya adalah   الله adalah dzat yang disucikan dari segala bentuk kekurangan dan apa saja yang mengesankan   الله memiliki kekurangan ditiadakan dalam syariat. Mulai dari anggapan hamba atau ucapan-ucapan yang ada dikalangan mereka, dan semisalnya diharamkan dalam syariat. allohu a’lam.

Pertanyaan :

Bagaimana menjawab salam yang ditulis dalam sms? Dijawab, tulisan dihukumi sama seperti ucapan. allohu a’lam

====================

alhamdulillah, ni catatan ke-4 yang ana post.  Ta’lim hari senin diakhiri ketika adzan isya’, ada 2 bab yang dibahas, ini adalah bab yang pertama… bab selanjutnya, ada di next post. Hukum ucapan “yaa الله-ampunilah aku jika engkau berkehendak”… afwan jika ada kesalahan baik pengetikan atau yang lain.  CMIIW

barakallohu fiyk ^^

About ummu malikah

seorang istri, dan seorang ibu. saya berharap apa yang saya tulis bisa memberi manfaat pada para pembaca.

tiggalkan kritik dan saran antum

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s