“PELAJARAN NAHWU DARI KITAB AL AJURUMIYAH” (PELAJARAN KETIGA)

Image

 

ALAMAT FI’IL (KATA KERJA)
(bagian pertama)

قال المؤلف – رحمه الله

 

والفِعْلَ يُعْرَفُ بِقَدْ، وَالسينِ و”سَوْفَ” وَتَاءِ التأْنيثِ السَّاكِنة.

 

Penulis – semoga Allah merahmatinya – berkata:

“Dan fi’il (kata kerja) dapat diketahui dengan huruf (قَدْ), (سَ), (سَوْفَ) dan Ta Ta’nits sakinah (تْ).”

Penjelasan:

Setelah penulis menyebutkan alamat-alamat ism, sekarang beranjak ke penjelasan alamat-alamat fi’il (kata kerja). Disini penulis menyebutkan empat alamat untuk fi’il. Apabila kamu mendapatkan salah satu alamat tersebut masuk pada sebuah kata, maka ketahuilah bahwa kata tersebut adalah fi’il.

Empat alamat tersebut adalah:

  1. Huruf (قَدْ), dia adalah alamat fi’il yang dapat masuk pada fi’il madhi (kata kerja lampau atau yang telah berlalu) dan juga fi’il mudhari’ (kata kerja yang sedang atau akan terjadi).

 

a. Apabila dia masuk pada fi’il madhi maka dia memiliki dua makna:

 

  • Bisa bermakna “tahqiq” yaitu jika kita artikan dalam bahasa Indonesia bermakna “sungguh”.

Contohnya:

 

مُحَمَّدٌ قَدْ ذَهَبَ
” Muhamad sungguh telah pergi”

 

زَيْدٌ قَدْ أَكَلَ
“Zaid sungguh telah makan”

 

Catatan:

Kita lihat pada dua jumlah atau kalimat diatas, huruf (قَدْ) masuk pada kata (ذَهَبَ) dan (أَكَلَ). maka ketahuilah bahwa dua kata tersebut adalah fi’il.

 

  • Bisa juga dia bermakna “taqrib” yaitu jika kita artikan dalam bahasa Indonesia bermakna “hampir”

 

Contohnya:

قَدْ غَرَبَتِ الشَّمْسُ
“Matahari hampir terbenam”

 

قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
“Sholat hampir ditegakkan/dilaksanakan.

 

Catatan:

Kita lihat pada dua jumlah atau kalimat diatas, huruf (قَدْ) masuk pada kata (غَرَبَتْ) dan (قَامَتْ). maka ketahuilah bahwa dua kata tersebut adalah fi’il.

 

Berikut contoh dalam Al Quran:

{قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ} المؤمنون: 1

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman”

 

b. Apabila dia masuk pada fi’il mudhari’ maka dia juga memiliki dua makna:

  • Bisa bermakna “taktsir” yaitu jika kita artikan dalam bahasa Indonesia bermakna “sering atau banyak”.

Contohnya:

 

قَدْ يَنْجَحُ الْمُجْتَهِدُ
“Banyak orang yang giat itu berhasil”

  • Bisa juga bermakna “taqlil” yaitu jika kita artikan dalam bahasa Indonesia bermakna “jarang atau sedikit”.

Contohnya:

 

قَدْ يَصْدُقُ الْكَذُوْبُ
“Jarang orang pendusta itu berkata jujur”

 

Kita lihat pada dua jumlah atau kalimat diatas, huruf (قَدْ) masuk pada kata (يَنْجَحُ) dan (يَصْدُقُ),maka ketahuilah bahwa dua kata tersebut adalah fi’il.

 

Perhatian:

Huruf (قَدْ) terkadang apabila masuk kedalam fi’il mudhari’ maka bermakna “tahqiq” yaitu jika kita artikan dalam bahasa Indonesia bermakna “sungguh”.

Contohnya:

{قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء} البقرة: 144
“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit”

 

Demikianlah pelajaran kita yang ketiga. Dan insya Allah kita akan lanjutkan alamat-alamat fi’il yang berikutnya pada pertemuan yang akan datang. Wallahu a’lam bish shawab.

 

[✏ ditulis oleh Abu ‘Ubaidah Iqbal bin Damiri Al Jawy, 7 Shafar 1435/ 10 Desember 2013_di Daarul Hadits_Al Fiyusy_H arasahallah 📚].

= WA Permata Muslimah =

About halimahummuabdillah

Seorang penuntut ilmu :"Kunsalaafiyan 'alaa jaaaddah!

tiggalkan kritik dan saran antum

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s